Senin, 22 Maret 2010
Setiap hari seperti ini...


yah bangun pagi aja di kantor..
Bos udah datang awak masih megang2 handuk pake baju tidur trus bilang "selamat pagi pak..!" sambil ngucek2 mata kebanyakan tai mata...
mandi, makan, kerja semua dilakukan di kantor..
"Rumahku Kantorku.."
Pulang Kerja yah ke Kantor..
pengen nyari Kost-an..tp g da kawan'a males juga..
yah...
setiap hari emang seperti ini....
Khayalan Tingkat Tinggi (sebuah kisah yang ingin'a nyata) episode.2
Pasti kita semua berpikir cerita ini akan berakhir bahagia...? tentu tidak!!!
kita akan berpikir kemana pergi'a Nicholas Saputra (red.singkat NS)??
kembali kita ke masa lalu... (mksd saya paragraph1 alinea5)
.....
mengetahui DS menyukai'a maka NS pun melancarkan Agresi ke rumah DS. mulai dari membawa petai kualitas terbaik untuk bapak'a yg emang suka makanan vegetarian (khusus petai n jengkol) sampai membelikan DS barang yang serba mewah.....
bayangkan... wanita mana yang tidak terlena??
bayangkan??
(kalau mewah2 terbayangkan, tp klo petai kualitas terbaik itu yg tak terbayangkan)
Cinta NS pun bersambut karena DS emang menginginkan itu.. (red. barang2 mewah)..
selang berhari2, berminggu2, berbulan2, bertahun, berabad2...(hehe..lebay)NS
semua yg DS minta dipenuhunya... sampai2 ladang petai'a dia gadaikan untuk membelikan DS kalung emas bertahtakan berlian sebesar roda sepeda...
bayangkan???
bayangkan???
sampai pada saat'a NS mengajak DS untuk menikah, ternyata diluar dugaan DS berkata "Apa sudah pantas kita menikah?? sedangkan engkau belum membelikan ak sebuah rumah mewah di kepulauan Carribia??"
betapa terkejut'a NS mendengar jawaban dari DS tersebut....
Rumah di kep. Carribia??
bagaimana mungkin DS b'pikiran seperti itu???
setelah apa yg tlah dia berikan untuk'a...
bukan uang yang dia pikirkan...
bukan..
tapi yg dia pikirkan adalah...
Passport saja dia tidak punya...
NPWP juga tidak punya...
belum lagi ngurus surat pindah... (kek ngurus KTP ja nih)
Stress NS memikirkan'a....
dan ketika NS menjelaskan ini kepada DS...bagaikan disampa petir, tanah terbelah, angin bertiup kencang, hujan lebat menggulung2, ayam berkotek dan kambing mengembek...
DS berkata "Huft..itukan masalahmu sayang... aku tidak mau tau.. belikan atau kita berpisah?"..
NS "jangan begitu bebs..(red. pnggilan sayang buat DS..kita harus memikirkan'a bersama.. aku sudah berusaha..bagaimana kalau di Nias saja, kan sama2 tepi pantai"
DS "tidhaaakkkkk!!!! NIas kau bilang?? aku tidak sudi..."
"Carribia or Nothing!!"
NS "tega dikau bebs sayang..."
DS "hidup ini pahit sayang..." (sambil memegang bahu NS)
NS "Tapi...smw sudah aq berikan kepadamu..bahkan kebunkupun sudah aq gadaikan"
DS "yah memang harus seperti itu..."
"ingat kata pribahasa... kalau dia kaya di pelorotin, kalau dia jelek didandanin"
NS "???"
DS "g ngerti?? maka'a belajar.."
"Sudahlah.. aku juga sudah menemukan orang yang dapat membelikan aku rumah itu kok"
NS "haaaaaaaapppaaaaaa??"
"siapa lelaki itu?""
DS "Seorang juragan petai.." "lebih kaya dari dirimu.."
"bubye...terimakasih atas semuanya yah..."
NS "haaahhh............"
"TIIIIDDDAAAAAKKKKKKK.....
begitulah kisah tragis NS terhadap DS.. DS menyampakkan NS dengan sangat terhina demi harta...
namun.. kisah ini tidak hanya berakhir disini..justru akan bermula dari sini..
bayangkan??
bayangkan??
bersambung.......
Penulis "iqbal Tawaqqal"
(segera di FILM kan)
Khayalan Tingkat Tinggi (Sebuah kisah yg ingin'a nyata) Episode 1
Alkisah di suatu kota yang bernama Medan hiduplah seorang lelaki yang benama Budi (red. bukan nama sebenar'a). Dia sangat mengagumi dan menyukai seorang gadis bernama Dian Sastro (red. berharap ini yang sebenar'a), akan tetapi dia tidak menoleh sedikitpun terhadap budi karena DS menyukai lelaki kaya, tampan dan pengusaha petai ternama bernama Nicholas Saputra...
bla...bla...bla...(red. panjang x crt'a jadi saya singkat)
Setelah berhasil merantau ke Pekanbaru dan menjadi P'usaha Toge yang memasok kebutuhan toge seluruh Dunia, DS pun mulai suka terhadap Budi...
namun sayang karena Budi telah menyukai gadis manis kembang desa bernama Marsha Timothy (red. berharap ini juga sebenar'a) dan mengetahui bahwa DS cuma mengincar hartanya...
Terjadi percakapan sengit antara Budi dan DS :
DS : "Budi..aku sangat mencintaimu..maafkan atas kekhilafan ku dahulu.."
BD : "maaf DS.. aku sudah mencintai gadis manis kembang desa MT.."
DS : "tapi...aku sungguh2..aku rela menyerahkan apa saja dan melakukan apa saja agar ko percaya..."
BD : berpikir (hmm..lakuin apa saja?? woowww...)
"ah tidak, maafkan aq..."
DS : "aku mohon padamu BD... I begging you.."
BD : "No..!"
DS : "baiklah... aku akan pergi"
BD : "ya.. mgkin kau akan mendapatkan lelaki yg lebih baik dari aku.."
Begitulah..
Budi menolak mentah2 cinta Dian Sastro sampai akhir'a saya lihat di infoteinment DS akan menikah dengan seorang pengusaha batu akik asal Jombang bernama Ponari..
Budi akhirnya menikah dengan MT dan memiliki 7 orang anak..
akhir yang sangat bahagia..
Penulis "iqbal Tawaqqal"
(segera di FILM kan)
bla...bla...bla...(red. panjang x crt'a jadi saya singkat)
Setelah berhasil merantau ke Pekanbaru dan menjadi P'usaha Toge yang memasok kebutuhan toge seluruh Dunia, DS pun mulai suka terhadap Budi...
namun sayang karena Budi telah menyukai gadis manis kembang desa bernama Marsha Timothy (red. berharap ini juga sebenar'a) dan mengetahui bahwa DS cuma mengincar hartanya...
Terjadi percakapan sengit antara Budi dan DS :
DS : "Budi..aku sangat mencintaimu..maafkan atas kekhilafan ku dahulu.."
BD : "maaf DS.. aku sudah mencintai gadis manis kembang desa MT.."
DS : "tapi...aku sungguh2..aku rela menyerahkan apa saja dan melakukan apa saja agar ko percaya..."
BD : berpikir (hmm..lakuin apa saja?? woowww...)
"ah tidak, maafkan aq..."
DS : "aku mohon padamu BD... I begging you.."
BD : "No..!"
DS : "baiklah... aku akan pergi"
BD : "ya.. mgkin kau akan mendapatkan lelaki yg lebih baik dari aku.."
Begitulah..
Budi menolak mentah2 cinta Dian Sastro sampai akhir'a saya lihat di infoteinment DS akan menikah dengan seorang pengusaha batu akik asal Jombang bernama Ponari..
Budi akhirnya menikah dengan MT dan memiliki 7 orang anak..
akhir yang sangat bahagia..
Penulis "iqbal Tawaqqal"
(segera di FILM kan)
Langganan:
Postingan (Atom)